TV mengubah energi listrik
TV mengubah energi listrik

Beginilah TV mengubah energi listrik menjadi tayangan. Siapa yang tidak suka menonton TV? Tapi apakah kamu tahu bagaimana layar tv bisa menampilkan beraneka ragam gambar yang bergerak? Berikut ini penjelasan perubahan energi yang terjadi pada televisi.

Televisi merupakan salah satu teknologi yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, entah itu hanya untuk hiburan semata, atau mencari informasi yang berguna seperti berita. Namun setiap orang pasti pernah bertanya bagaimana TV mengubah energi listrik menjadi apa yang sedang ditonton.

Sebenarnya TV mampu mengubah listrik menjadi berbagai macam energi lain, seperti energi kalor atau panas, energi cahaya yang terlihat pada layar TV, dan energi suara yang dapat kamu dengar ketika menonton TV. Inilah ketiga perubahan yang terjadi sehingga kamu dapat menikmati acara televisi.

TV mengubah energi listrik
TV mengubah energi listrik

Perubahan ke Energi Kalor

Energi kalor atau energi panas merupakan salah satu bentuk energi yang dapat dirasakan secara langsung karena rasa panas. Pada dasarnya listrik mengalir memang menghantarkan energi panas, seperti pada besi yang dialirkan listrik pasti meninggalkan rasa panas. Begitu juga energi listrik akan memberikan energi panas.

Sama halnya dengan TV, energi listrik yang dialirkan ke televisi memberikan energi panas pada penghantar listrik yang ada di dalam TV, inilah yang membuat ketika kamu ingin mematikan TV ada rasa panas ketika disentuh.

Selain itu perubahan listrik menjadi panas juga menandakan adanya gerak perubahan menjadi energi lain yang berlangsung. TV mengubah energi listrik menjadi suara pada speakernya dan energi cahaya pada layarnya. Proses ini juga yang membuat energi panas pada TV makin meningkat, coba kamu perhatikan semakin lama dinyalakan pasti semakin panas kan.

Perubahan ke Energi Suara

Perubahan energi pada TV yang lain adalah menjadi energi suara. Ini dapat kamu dengar secara langsung ketika menonton TV, ada suara yang keluar. Energi suara atau bunyi terjadi ketika perangkat elektronik menghasilkan getaran saat dialirkan listrik, sehingga getaran tadi menimbulkan gelombang bunyi.

Pada kasus TV mengubah energi listrik menjadi energi suara, sebelumnya TV akan menerima sinyal dari pemancar untuk menentukan chanel yang sedang berlangsung. Lalu energi listrik akan mengalir ke speaker pada tv sehingga terjadi perubahan energi dari getar menjadi gelombang bunyi.

Gelombang yang dihasilkan sudah disesuaikan dengan pancaran sinyal yang diterima TV tadi. Inilah mengapa Anda dapat mendengarkan setiap acara di TV memiliki suara yang berbeda-beda padahal sama-sama dialirkan dengan listrik yang sama.

TV mengubah Energi Cahaya

Perubahan ke energi cahaya dapat diperhatikan pada layar saat kamu menonton TV. TV mengubah energi listrik menjadi cahaya dibantu oleh teknologi yang ada pada layar televisi yang biasanya berupa LED, LCD ataupun plasma.

Aliran listrik yang masuk pada TV akan dialirkan pada layar sehingga terjadi perubahan cahaya, lalu cahaya yang terjadi akan diproses menjadi berbagai warna sehingga membentuk pancaran gambar yang sedang kamu tonton saat menggunakan TV, tentunya yang sudah disesuaikan dengan pancaran sinyal yang diterima oleh televisi.

Sebenarnya proses mengubah listrik menjadi cahaya sehingga dapat dilihat di layar berbeda-beda sesuai jenis layarnya. Namun pada dasarnya listrik memberikan cahaya pada layar, nantinya akan diproses dari teknologi layarnya.

Energi listrik menjadi energi kalor, suara, dan cahaya, itulah ketiga perubahan energi yang terjadi pada televisi. Ini membuat kamu dapat menikmati tayangan pada televisi, sebenarnya ada banyak lagi perubahan energi yang terjadi di sekeliling kita seperti yang terjadi pada TV.